🦮 Pantun 3 Bait Tentang Alam
Puisitentang alam adalah puisi yang bercerita tentang berbagai fenomena di alam, seperti pegunungan, pedesaan, pantai, laut, atau tentang alam yang rusak. Sangat banyak contoh puisi tentang alam indonesia baik itu pegunungan, pantai, desa dan lain sebagainya. Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait, ataupun rima ( sajak ).
Contoh1: Alamku Indah dan Asri [Bait 1] Lihatlah alam desaku Semuanya tampak permai Dari sawah dan ladangnya Dari pohon hingga kebunnya. [Bait 2] Bila kulepas pandanganku Semuanya begitu indah Semua ini adalah anugerah Dari Tuhan Sang Pencipta. [Bait 3] Terimakasih oh Tuhanku Atas semua pemberianMu Moga kami bisa bersyukur
PuisiKeindahan Alam 3 Bait Setelah kita membuat puisi tentang keindahan alam yang terdiri dari 4 bait, sekarang kita membuat puisi tentang keindahan alam tetapi terdiri dari 3 bait. 3. Hamparan Pantai Bait 1 Terdengar ombak berdebur Di tepi pantai yang menawan Segala resah juga luntur Kini penuh kebahagiaan. Bait 2 Ombak manis berkejar-kejaran
Puisitentang lingkungan 3 dan 4 bait. Puisi 4 bait tentang alam. Post date january 30, 2019; Contoh puisi bebas 4 bait tentang ibu, alam, sahabat, cinta, pantai, pedesaan, kepahlawanan. Contoh puisi tentang keindahan alam 4 bait. Semak belukar menyimpan asa, bagi seluruh manusia, segala yang tumbuh di. Adapun puisi tentang keindahan alam 2
KisahWeb- Sajak dan bait tentang pantun alam semesta bisa menjadi pendeskripsi keindahan alam.Sebab, melalui kata-kata kita bisa mengungkapkan betapa indahnya dunia yang telah diciptakan Allah ini. Alam semesta selalu berikan pemandangan yang luar bisa, walau kadang telah rusak karena tangan jahil manusia.
Pantun3 Bait Tentang Guru Kata Kata Cinta . Nama penulis puisi itu diketahui. Puisi tentang alam 3 bait. Puisi tentang bencana alam 3 bait puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. Yang dimaksud dengan puisi 3 bait adalah puisi yang terdiri dari 3
KumpulanPantun tentang Kemerdekaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun adalah bentuk puisi Indonesia lama (Melayu) di mana tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b). Pantun di Indonesia kerap dimanfaatkan dalam berbagai acara, termasuk untuk merayakan hari kemerdekaan. Dikutip dari buku
Lihat8+ pantun 3 bait tentang alam Semua Tentang Aku. Contoh puisi dalam 3 bait sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya. Puisi 3 Bait Tentang Alam. Pelajari juga bait dan pantun 3 bait tentang alam Berbicara tentang hutan gundul kebakaran kerusakan alam dan penghijauan. Puisi pemandangan alam 4 bait artikel lingkungan hidup jul 3 2014
Hutanhutan banyak memberikan kebaikan. Untuk kamu yang ingin memahami apa itu puisi serta bagaimana cara membaca puisi yang benar silahkan baca artikel ini. Contoh Puisi Bertema Negeriku Kumpulan Puisi Puisi sahabat bukan hanya sekedar kata dan bait, melainkan isinya mampu. Puisi 3 bait tentang alam. Lukisan membiru bibir pantai laut yang kaya sinar cahaya
. Update puisi tentang keindahan alam. Merupakan kumpulan puisi inspiratif agar kamu juga bisa membuat puisi dengan tema yang sama. Keindahan alam selalu menjadi inspirasi bagi para penyair. Keindahan yang tiada tara tersebut dituangkan dalam bentuk puisi atau syair. Banyak sekali puisi yang bercerita tentang alam, seperti puisi tentang pegunungan, lembah, Pantai, laut, samudra, Samudra, ombak, pedesaan, dan dan banyak lagi. Berikut ini yang merupakan contoh puisi tentang keindahan alam yang terdiri dari beberapa bait. Ada yang terdiri dari 2 bait. Ada pula yang terdiri dari 3 bait dan pembagiannya adalah 4 bait. Berikut ini contoh-contohnya. Puisi Keindahan Alam 4 Bait oleh Anna Noer Jannah 1. Alam Desa Yang Permai Bait 1 Jika melangkah ke alam desa Segalanya terasa amat permai Hamparan sawah sangatlah indah Suasana semakin damai. Bait 2 Para petani pergi bekerja Melangkah kakinya di pematang sawah Di sanalah mereka mencari nafkah Berpeluh keringat hingga senja. Bait 3 Ditemani angin semilir Tangan terampil menanam padi Musim pun akan bergulir Masa panen sebentar lagi Bait 4 Saat musim panen tiba Wajah wajah terlihat gembira Pergi ke sawah lama mereka Memetik hasil jerih payah. 2. Desaku Yang Kurindu Bait 1 Gunung tinggi menjulang Sawah sama luas terhampar Para petani Pergi Pagi Orang mereka di waktu petang. Bait 2 Pohon pohon tumbuh subur Membuat desaku tampak hijau Tanah sawah begitu gembur Ke sanalah rinduku selalu dihalau. Bait 3 Pemandangan begitu tentram Saat senja mulai memerah Cahaya surya mulai temaram menambah kesan semakin indah. Bait 4 Suara merdu mulai terdengar Dari berbagai binatang malam Rembulan terlihat lebar bulan purnama hiasan malam. Puisi Matahari Terbit Keindahan alam yang juga sangat menawan adalah ketika matahari terbit. Puisinya telah dibuat dengan indah. Baca di Puisi Matahari Terbit Pagi Hari. Puisi Alam Kelas 2 SD Kumpulan puisi sederhana untuk anak-anak kelas 2 Sekolah Dasar. Baca di 75 Puisi Tentang Alam Kelas 2 SD. Setelah kita membuat puisi tentang keindahan alam yang terdiri dari 4 bait, sekarang kita membuat puisi tentang keindahan alam tetapi terdiri dari 3 bait. 3. Hamparan Pantai Bait 1 Terdengar ombak berdebur Di tepi pantai yang menawan Segala resah juga luntur Kini penuh kebahagiaan. Bait 2 Ombak manis berkejar-kejaran Menyentuh pada kaki ku Datang pula hempasan gelombang Pecah ia di wajah karang. Bait 3 Angin menemani sang pantai Suaranya terus menderai Diantara buih buih putih Membasahi butiran pasir. 4. Pematang Sawah Bait 1 Di pematang sawah Kami berlari dengan ceria Di pagi hari yang sangat cerah Daun padi masihlah basah. Bait 2 Embun-embun masih menguntum Bening sekali bagai kristal Udara akan terasa segar Diantara sawah menghampar. Bait 3 Bulir padi mulai menguning Pertanda panen segera datang Bermain anak-anak dengan riang Diantara sawah di pematang. Puisi Tentang Banjir Jika alam tidak dijaga, maka ia bisa mendatangkan bencana. Hutan dan gunung gundul, maka bisa mengakibatkan banjir. Baca di Puisi Tentang Banjir. Puisi Tentang Alam Bukit berdiri amat teguh. Sungai kecil jauh mengalir. Di antara kabut tipis. Hati rindu bergemuruh. Baca di Koleksi Puisi Tentang Alam 2020 5. Gunung Bait 1 Desa kondisi Gunung Sunyi sepi suasana Hanya nyanyian dari alam Yang terdengar alamat mesra. Bait 2 Bila pagi telah pecah Burung-burung bermain Loncat-loncat di dahan sana Berkicau mereka amat nyaring. Bait 3 Kabut tipis turun perlahan Membayangi pohon pinus Burung kecil mulai terbang di udara berhawa minus. 6. Keindahan Senja Bait 1 Senja itu sangat indah Ketika langit mulai memerah Di saat itu angin berhembus Menyentuh dedaunan dengan mesra. Bait 2 Akupun turut tersenyum di kala senyum sang awan kulihat mereka dengan kagum alam indah amat menawan. Bait 3 Keindahan ini tiada tara Ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa Agar taat semua manusia mengikuti bimbingan agama. Puisi Keindahan Alam 2 Bait 7. Percikan Sungai Di kampung itu ada sungai yang berliku Berkelok dari atas mengairi sawah desa. Jernih sekali ia mengalir dengan suhu yang sangat dingin masuk ke rumah-rumah desa kecil di kaki gunung. 8. Keindahan Desaku Desaku jauh terpencil di kaki gunung yang mungil menanjak dan menurun jalannya meliuk juga kecil. Dari puncak akan terlihat keindahan alam raya sawah luas membentang terbelah oleh garis pematang. Puisi Keindahan Alam 2 Bait 4 Baris 9. Kesejukan Alam Desa Bait 1 Jika kamu pergi ke desa kan terhirup segarnya udara Betapa luas pemandangan Melihat jelas tanpa terhalang. Bait 2 Terlihat langit luas membentang Biru warnanya dihiasi awan Luas sawah terhampar Sejuk dimata warnanya hijau. 10. Lereng Bait 1 Hamparan lereng bagai terjatuh Begitu saja dari gunung Bagaikan hamparan selendang Bertingkat-tingkat bergulung-gulung. Bait 2 Hamparan yang luas nan hijau Tersembul beberapa bukit kecil Ada juga batang batang pohon Tempat berlindung pada petani. 11. Keindahan Raja Ampat Bait 1 Gunung tersembul dari lautan Terisi dengan pepohonan Air laut begitu hijau Kadang juga kebiru-biruan. Bait 2 Sungguh indah alam Negeriku Kekayaan Tak Ternilai Dicintai banyak orang Sebab terpancar keindahan. Puisi Tentang Keindahan Pegunungan 12. Kampung Kecil Kampung kecil di tepi gunung Di antara aliran sungai Gubuk kecil terlihat menyembul Diantara perkampungan Air sungai tak berhenti mengalir Membelah kampung kecil Turun mengairi sawah-sawah Yang bertingkat-tingkat terlihat megah. 13. Lembah Hijau Di mana ada gunung Di sana pula ada lembah Tempat asyik untuk merenung pemandangan amat indah. Lembah hijau tempat gembala Rumput-rumput untuk domba Tumbuh subur sepanjang masa Anugerah dari Yang Kuasa. 14. Perempuan Desa Di suatu kampung kecil Ada seorang perempuan desa Menghantarkan makanan Untuk ayahnya yang bekerja. Kakinya melangkah lincah Di antara bebatuan Menapaki Jalan sunyi Suara jangkrik yang menemani. 15. Bunga Pegunungan Di pegunungan itu Tumbuh pula bunga-bunga Berwarna putih di pucuknya Memenuhi seluruh lembah. Bunga mekar berseri seri Menghiasi alam desa Memberi damai pada jiwa Yang seharian telah lelah. 16. Gubuk Tua Nun jauh di bukit sana Berdiri sebuah Gubuk Tua Dari kayu kayu berwarna cerah Terletak di tengah-tengah sawah. Gubuk tua terhembus angin Berderit suara atapnya Seorang petani duduk memandang di gubuk itu hatinya riang. 17. Jalan Berkelok Dari Lembah menuju Bukit Terus ke atas dan mendaki Jalan kecil meliuk-liuk Di antara punggung gunung. Dari Jalan terlihat jurang Bila jatuh sangatlah dalam Di sisi Gunung dinding berbatu Ke sanalah jalan menuju. Keindahan Alam Negeriku Indonesia 18. Keindahan Alam Indonesia Bukalah mata pada keindahan Negeri Indonesia kepulauan Alam nya Indah amat menawan Nyiur hijau jadi rayuan. Pulau berjajar begitu saja Samudra luas biru airnya Gunung tinggi amat indahnya Penduduk ramah sungguh damainya. Aku berjanji selalu menjaga Negeri ku yang tercinta Bernama Indonesia Akan kujaga sepanjang masa. 19. Indahnya Alam Negeri Ini Kicauan burung memecah sunyi Tanda terbuka pintu hari Burung-burung telah Bertasbih Riang selalu sepanjang pagi. Di daun-daun embun masih Terlihat bagai permata jernih Ditatap sangat penting sekali Hanya hilang terkena Mentari. Inilah lukisan negeri Indonesia yang Lestari Gunung Lembah menawan hati Lautan pantai tak tertandingi. 20. Puisi Ilalang Padang ilalang tertiup angin bunga putihnya terbang. Padang ilalang di senja hari Bergeletar ujungnya bergoyang. Dia selalu indah menawan di senja yang penuh awan tipis-tipis berwarna merah tersebar ke seluruh arah. 21. Nyanyian Padang Ilalang Berada di keheningan di bawah semburat senja memandang selepas pandangan menyisakan rasa bahagia. Ilalang senja selalu merindu pada kenangan masa lalu tak akan pernah hilang berlaksa gambar kenangan. 23. Indahnya Sawah Indahnya sawah di bawah cahaya di suatu hari cerah Duduk di pematang melihat seluruh padi berwarna kuning tak lama lagi dipetik oleh para petani dengan kegembiraan 24. Keindahan sawah Padi-padi tumbuh dengan subur Serentak memancarkan hijau yang indah Angin bertiup sepoi-sepoi Begitu indah pemandangan sawah Para petani membawa cangkul Mereka mulai menanam padi Banyak burung berkicau riang Menyambut indahnya pemandangan sawah Ya Allah sungguh indah ciptaanMU Kau ciptakan surga dunia Karya ISNI FITRIYANI VII B 25. Sejuknya Sawah di Pagi Hari Hamparan padi yang hijau terbentang amat luas Di bawah cahaya kemilau embun di sana indah berhias. Begitulah padi di sawah pemandangannya amat indah kunikmati tak pernah lelah menghirup segarnya udara sawah. 26. Anak Sawah Duduk tenang di gubuk tua menggoyangkan sebuah tali menghasilkan suara membuat burung terbang pergi. Anak sawah setia menanti menunggu panen semua padi Jangan sampai dihabiskan oleh hama serta hewan. 27. Mentari Di Ufuk Senja Mentari di ufuk senja bulat bagaikan telur memancarkan warna merah duduk aku kaki selunjur. Senja merah tak akan lama akan hilang seketika tenggelam di awal malam digantikan sang rembulan.
Sebagai makhluk hidup yang tinggal di bumi, sebaiknya kita memanfaatkan dan menjaga apa yang ada di bumi ini, bukan mala merusaknya demi kepentingan sendiri sehingga merugikan banyak orang. Seharusnya kita menjaga seperti kita menjaga diri kita sendiri. Dengan kemauan diri sendiri dan ketulusan kita. Dengan kesadaran tanpa paksaan kita harus menjaganya. Karena lingkungan alam adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan kita semua di alam semesta yang besar ini. Bunga siang bunga malam Kita hirup aroma bau Kita perlu menjaga alam Ahar hidup harmoni selalu Malam malam ketemu setan Ternyata kepala setan gundul Tanggung jawabku menjaga hutan Agar tak ada hutan gundul Banyak merokok bisa sesak Coba kasih tahu dia Alam jangan kita rusak Karena alam surga dunia Rumahku sama rumahmu jauh Tapi rindu tak bisa ditahan Kita pelihara bumi hijau Karena itu anugerah Tuhan Baca buku dengan ilmunya Agar kita jadi bisa Membuang sampah di tempatnya Agar alam tak binasa Burung belatik burung gagak Mereka saling tanya jawab Peranan kita adalah menjaga Karena ini adalah tanggung jawab Kebutuhan pokok sandang pangan Aturlah kesimbangan dengan baik Jangan buang sampah sembarangan Inilah cerminan manusia baik Siti pergi sama teman teman Katanya pergi mau istirahat Kenyamanan dan keasrian taman Adalah bentuk alam yang sehat Pagi pagi ikut senam Agar tubuh semakin menjadi Tanaman mari kita tanam Agar global warming tak terjadi Kura kura mirip penyu Apa mereka punya rencana Menjaga lingkungan kita yuk Agar bebas dari bencana Makan sayur pakai pandan Yang namanya si Sri Jadilah manusia yang teladan Dalam menjaga alam yang asri Buku buku selalu ditata Sebelum kita bersitirahat Jaga lingkungan alam kita Agar bersih dan sehat Di jalan ketemu pak polisi Dia tak pernah beristirahat Mari bebaskan dari polusi Agar badan selalu sehat Orang tuli orang buta Mereka kerjanya memahat Hargai lingkungan alam kita Inilah pola pikir sehat Di jalan kita hati hati Kalau lelah hendak menepi Alam asri menyejukan hati Sedihpun jadi menepi Lelah bukan lunglai bukan Ternyata memang tak duit Sudah patutnya kita menyelematkan Alam indah yang asri ini Kalau nggak nanti ya sekarang Daripada nanti terhambat Harus menjaga terumbu karang Agar ikan ikan bisa sehat Tuhan untuk kita puja Daripada hidup sia sia Menjaga alam apa saja Itulah kewajiban manusia Tuakang serut tukang pahat Semuanya tampak gagah Alam sehat kita sehat Untuk itu kita harus jaga Kalau bosan ya pindah Daripada nanti apa apa Dulu bumiku indah Kini bumiku buruk rupa Ayo maju ayo mundur Yang sabar jangan marah Aku tak bisa tidur Karena pabrik mulai menjarah Tak nyata tapi semu Ini semua hanya mimpi Jagalah selalu alammu Agar hidup jadi harmoni Ada bunga kita petik Awas jangan sampai dimakan Jadikan alam kita cantik Agar cucu kita merasakan Hidup itu harus ditata Ayo menikah jangan pacaran Jagalah selalu sungai kita Agar tidak ada pencemaran Ada neraka ada surga Tinggal pilih yang mana Laut harus kita jaga Agar selalu terpelihara Dulu gemuk sekarang kurus Mungkin kamu kurang makan Menjaga bumi itu harus Agar tidak jadi becana alam Jika kita bisa menjaga lingkungan alam dengan baik, maka kita bisa memanfaatkannya juga dengan baik.
Pantun adalah salah satu karya sastra Nusantara yang terdengar indah karena disusun berdasarkan rima tertentu. Sebait pantun, biasanya terdiri dari empat baris, dimana dua baris pertama adalah sampiran, sementara baris ke-3 dan ke-4 merupakan postingan ini, kami sajikan pantun yang berjumlah 3 bait atau 12 baris, dimana bait-bait tersebut saling berkaitan. Adapun tema pantun 3 bait ini ada beraneka ragam, seperti tentang pendidikan, nasihat agama, cinta, menjaga kesehatan, humor, dan lain Pantun 3 bait “jangan malas”Padi digiling menjadi beras Beras dimasak di atas kereta Mari kita belajar keras Untuk menggapai dimasak di atas kereta Nasi dibungkus daun talas Untuk menggapai cita-cita Jauhi segenap sifat dibungkus daun talas Surat diketik, tidak dibalas Jauhi segenap sifat pemalas Agar prestasi tidak Pantun 3 bait “ajakan belajar”Ada awan tutupi fajar Bulan bintang terletak sejajar Ayo kawan kita belajar Agar cita-cita mudah bintang terletak sejajar Nelayan pergi, jaring ditebar Agar cita-cita mudah dikejar Harus dijalani dengan pergi, jaring ditebar Jaring terseret ke dalam goa Selain dijalani dengan bersabar Jangan lupa untuk Pantun 3 bait “bayar hutang”Bapak membawa sekeranjang nanas Pohon tomat di tengah sawah Hutangnya banyak, tak lunas-lunas Tapi di sosmed terlihat tomat di tengah sawah Petik buahnya buat berlayar Di sosmed terlihat mewah Tapi hutang tak pernah buahnya buat berlayar Layar berpanji sudah tertancap Punya hutang tak pernah dibayar Hanya janji yang selalu Pantun 3 bait “buat semangat”Makan sate hangat-hangat Turun hujan lebat-lebat Pagi-pagi penuh semangat Tantangan hidup semakin hujan lebat-lebat Hujan lebat membasahi toa Tantangan hidup semakin berat Tetaplah kuat dan terus lebat membasahi toa Toa tertutup kain sutera Tetaplah kuat dan terus berdoa. Agar hidup aman Pantun 3 bait “pinjam uang”Malam-malam menonton wayang Lampunya redup tiada terang Saat meminjam wajahnya mayang Hutang ditagih wajahnya redup tiada terang Hanya terlihat bayangan orang Hutang ditagih wajahnya garang Seolah-olah mau terlihat bayangan orang Orang tua menangkap belalang Seolah-olah mau berperang Hutang diminta, langsung Pantun 3 bait “nasihat agama”Lihat burung makan gorengan Burung terbang di angkasa Di dalam kitab tersirat larangan Jangan sekali-kali membuat terbang di ruang angkasa Jatuh ke laut namun tenggelam Jangan sekali-kali membuat dosa Wahai kaum yang beragama ke laut namun tenggelam Sayap patah badan terbelalah Wahai kaum yang beragama Islam Tetapkan iman hanya pada Pantun 3 bait “hormati orang tua”Pohon jambu tumbuh di dermaga Pohon kelapa dibawa Pak Camat Jika kamu ingin masuk surga Anak-anak hendaklah kelapa dibawa Pak Camat Buah pala di dalam ketupat Anak-anak hendaklah dihormat Maka pahala akan kau pala di dalam ketupat Ketupat dimasak bersama tomat Kumpulkan pahala selagi sempat Agar kelak hidupnya Pantun 3 bait kerinduanBurung berkicau di atas batu Datang hinggap di pohon randu Hati kacau tiada menentu Sungguh berat rasanyan hinggap di pohon randu Buaya air jangan diganggu Sungguh berat rasanya rindu Waktu sehari terasa air jangan diganggu Datang petani membawa pacul Waktu sehari terasa seminggu Menunggu kekasih tak jua Pantun 3 bait “tetap berjuang”Kuda putih masuk terkurung Kakak berburu menangkap lutung Jangan bersedih dan juga murung Bila nasibmu belum berburu menangkap lutung Lutung menghilang di dalam karung Bila nasibmu belum beruntung Tetaplah berjuang dan menghilang di dalam karung Kerbau datang hendak termenung Tetaplah berjuang dan bertarung Walau rintangan besar Pantun 3 bait “rajin belajar”Mau liburan tak dapat ijin Jalan berdua di tengah arena Mari belajar dengan rajin Agar kelak bisa ke kota Blitar Tiba di sana sebelum fajar Jika ingin menjadi pintar Jangan malas untuk betina jangan dikejar Tutup akses dengan papan Jangan lupa untuk belajar Agar sukses di masa Pantun 3 bait “ejekan lucu”Minum teh di atas genteng Tidak lupa pakai bedak Eh kamu jangan sok ganteng Mukamu kayak ketombe rasanya buah cempedak Buahnya jatuh jadi penyet Biarlah mirip ketombe landak Daripada mirip ingus jambu dimakan Ratih Enak dimakan bersama Ganu Hei kamu memang putih Tapi putih karena Pantun 3 bait “jangan sombong”Naik kereta di atas gerbong Bangkunya panas berbau sangit Jadi orang janganlah sombong Masih ada langit diatas kereta membawa binahong Dalam gerbong terlihat paman Jadi orang jangan suka bohong Kalau bohong tak punya enak kacang polong Rasanya gurih menggugah selera Hidup bertetangga harus saling menolong Agar lingkungan damai Pantun 3 bait “semangat kerja”Mangga kweni di tepi rawa Istana megah punya Sang Raja Dari sini hati ku berdoa Semoga kau slamat dalam raja pergi ke rawa Burung tekukur indah suaranya Awali kerja dengan doa Akhiri dengan bersyukur lalat di atas meja Lalat terbang di atas kepala Luruskan niat dalam bekerja Supaya kerja mendapat Pantun 3 bait “ajakan sholat”Perahu layar telah berlabuh Angkat sauh sampai berpeluh Telah datang waktu subuh Mari bangun jangan lampu hingar-bingar Ada gadis memakai cadar Suara adzan telah terdengar Tanda hari akan di dalam gua Ada tupai suka memanjat Buka hari dengan berdoa Kepada-Nya kita Pantun 3 bait “wajib bersyukur”Putri cantik akan menikah Menikahnya di hari raya Di pagi hari penuh berkah Mari bekerja dengan gigi sakit kaki Ada banyak burung tekukur Setiap hari banyak rezeki Jangan lupa untuk pipit, burung tekukur Burungnya terbang mencari telaga Karena semakin kita bersyukur Hidup terasa semakin Pantun 3 bait “suka apa adanya”Mari lestarikan seni budaya Biar hidup penuh warna Aku suka kamu apa adanya Di mataku kamu itu lestarikan seni budaya Sampai dikenal banyak generasi Terima kasih untuk pujiannya I love you dari ke negara Kenya Jalannya sama Tuan dan Nyonya Jadikan aku pacarmu satu-satunya Bukan jadi salah Pantun 3 bait “cinta takkan berpaling”Gadis kemayu berguling-guling Dapat gaun dari Majakeling I love you oh my darling Moga kamu takkan barat di bawah bintang Lempar batu menangkap ikan Walau banyak godaan datang Teguh cintaku tak ibu jualan pembersih Pembersih kayu dari ranting jati Jangan ragu, percayalah kasih Sungguh I love you sampai Pantun 3 bait “ajakin nikah”Jangan dirayu Bapak Raden Istrinya ngamuk nggak bisa konsen I love you till the end Moga cintamu nggak pernah adik menutup pintu Tolong bangunin kalau ada tamu Cita-citaku itu cuma satu Hidup bahagia bersama Pandawa jumlahnya lima Pangeran Arjuna suka panahan Hubungan kita sudah lama Mari resmikan ke Pantun 3 bait “jatuh cinta”Datang ke pasar bawa kuali Dibeli tujuh sama Pak bupati Saat berjumpa pertama kali Cinta langsung mekar di lagu namanya lirik Orang iri namanya sirik Saat matamu pertama melirik Aku juga langsung cuka di Amerika Cuka dibawa sama orang Indian Aku suka, kamu pun suka Mengapa kita tak langsung malam tak boleh curhat Takut kalau ketahuan pacar Jangan makan makanan tak sehat Peredaran darah tak jadi beringin jangan dilihat Tumbuh besar di semak – semak Kalau ingin jantungmu sehat Jangan makan makanan di sumur harus dikatrol Oli motor mereknya castrol Makan fastfood harus dikontrol Karena mengandung banyak kolestrol.”
pantun 3 bait tentang alam